Saturday, 4 February 2017

Mewaspadai Invansi Aseng: Jutaan KTP Palsu Telah Dicetak Di China

Invansi China yang selama ini menjadi isu hangat bukanlah isapan jempol. Pasalnya saat ini banyak ditemukan bukti yang mengarah pada fakta tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, ia membeberkan fakta kalau jutaan e-KTP palsu telah beredar di tengah masyarakat dan percetakannya ternyata dilakukan di Tiongkok (China). “Persis sama termasuk hologramnya" Katanya.

“Jumlahnya jutaan. Ada oknum yang bermain, Mabes Polri sedang menyelidikinya dan kita tunggu saja hasilnya,” katanya melanjutkan

Bahkan, baru-baru ini telah ditemukan KTP palsu berasal dari pedagang china di Kota Rangkas Belitung. Yang mengherankan, walaupun mereka berdomisili di Lebak Rangkas Belitung, namun rata-rata alamat yang tertera di dalam KTP itu memiliki domisili DKI Jakarta dengan KTP seumur hidup.

Kemungkinan besar seorang WNA memiliki lebih dari satu eKTP palsu, dengan identitas yang berbeda. Namun walaupun identitas yang tercantum berbeda, foto yang digunakan memiliki wajah dengan orang yang sama.

Bahkan, baru-baru ini telah ditemukan KTP palsu berasal dari pedagang china di Kota Rangkas Belitung. Yang mengherankan, walaupun mereka berdomisili di Lebak Rangkas Belitung, namun rata-rata alamat yang tertera di dalam KTP itu memiliki domisili DKI Jakarta dengan KTP seumur hidup.  Kemungkinan besar bahwa seorang WNA memiliki lebih dari satu eKTP palsu, dengan identitas yang berbeda.
eKTP Palsu

Bahkan, baru-baru ini telah ditemukan KTP palsu berasal dari pedagang china di Kota Rangkas Belitung. Yang mengherankan, walaupun mereka berdomisili di Lebak Rangkas Belitung, namun rata-rata alamat yang tertera di dalam KTP itu memiliki domisili DKI Jakarta dengan KTP seumur hidup.  Kemungkinan besar bahwa seorang WNA memiliki lebih dari satu eKTP palsu, dengan identitas yang berbeda.
eKTP Palsu
Setelah dicek di web site nya KPUD DKI, ternyata ketiga tiganya sudah terdaftar sebagai pemilih tetap. Masing-masing sebagai berikut,
 1. Mada, terdaftar di TPS 10, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
2. Saidi, terdaftar di TPS 38, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta barat.
3, Sukarno, terdaftar di TPS 52, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.

KTP dibuat tertanggal 5/10/2016, 9/8/2016 dan 26/9/2016, dalam tempo kurang lebih satu setengah bulan.

Hal ini menimbulkan kecurigaan, mengingat wajah ketiga tiganya hampir sama. Adanya berbagai bukti dan temuan tentang TKA ilegal yang telah memiliki E-KTP DKI, bukan tak mungkin merupakan rangkaian sebuah agenda besar untuk memenangkan Ahok dalam Pilkada DKI 2017 ini.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengakui, E-KTP palsu banyak dicetak di China dan Paris menjadi indikasi bisa dimanfaatkan untuk kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan migrasi warga negeri Tirai Bambu ke Indonesia. Demikian dikatakan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Selasa (4/10). “Apalagi untuk menjadi pemilih di Pilkada DKI Jakarta hanya dengan E-KTP, dan siapa yang sudah siap dengan E-KTP termasuk yang palsu?” kata Baidhowi.

Anda Telah Menyalin Artikel Tanpa Izin, Jika Ingin Menyalin, Tuliskan Link Hidup ini di situs anda atau akan kami tindak! http://suaranasional.com/2016/10/04/akui-e-ktp-palsu-dicetak-di-china-indikasi-dimanfaatkan-kemenangan-ahok-dan-migrasi-warga-rrc/ .
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengakui, E-KTP palsu banyak dicetak di China dan Paris menjadi indikasi bisa dimanfaatkan untuk kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan migrasi warga negeri Tirai Bambu ke Indonesia. Demikian dikatakan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Selasa (4/10). “Apalagi untuk menjadi pemilih di Pilkada DKI Jakarta hanya dengan E-KTP, dan siapa yang sudah siap dengan E-KTP termasuk yang palsu?” kata Baidhowi.

Anda Telah Menyalin Artikel Tanpa Izin, Jika Ingin Menyalin, Tuliskan Link Hidup ini di situs anda atau akan kami tindak! http://suaranasional.com/2016/10/04/akui-e-ktp-palsu-dicetak-di-china-indikasi-dimanfaatkan-kemenangan-ahok-dan-migrasi-warga-rrc/ .

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini. Semoga bisa menjadi amal jariyah. Barakallah fikum.

0 komentar:

Post a comment