Thursday, 9 February 2017

Gambaran Dajjal, Ciri-ciri Fisik Dan Sifatnya Berdasarkan Hadist

Dajjal adalah seorang laki-laki keturunan Adam. Ia seorang Yahudi berkulit warna merah, bertubuh pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya sebelah kanan ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seperti buah anggur yang masak.

Dalam 'Mengungkap Berita Besar Dalam Kitab Suci' yang ditulis oleh Abdul Wahhab Abdus Salam disebutkan bahwa mata kananya buta seperti buah anggur yang bulat. Maksudnya hilang sinar matanya sehingga dia tidak dapat melihat dengan mata sebelah kanan Sedangkan mata sebelah kirinya terdapat daging tumbuh yang lebih tebal dari sudutnya.

Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf ka fa ra secara terpisah yang dapat dibaca oleh setiap mukmin, baik buta huruf maupun pandai menulis. Ciri lainnya yang menonjol bahwa ia mandul, tidak punya anak.

Rasulullah Mengibaratkan Mata Dajjal Seperti Anggur yang Menyembul





Berikut ini beberapa riwayat yang menunjukkan ciri-ciri fisiknya :
1. Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam pernah menyebut-nyebut Dajjal di hadapan orang banyak, lalu Beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala tidak buta sebelah matanya. Ketahuilah, sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal itu buta sebelah mata kananya, seakan-akan matanya itu buah anggur yang tersembul" .(Shahih Bukhari dan Muslim)

2. Dalam hadis Hudzaifah disebutkan, "Sesungguhnya Dajjal itu matanya terhapus dan di atasnya ada selaput mata yang tebal.....". (HR. Muslim)

3. Dari Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu 'alihi wasalamu bersabda, "Dajjal adalah seorang yang cacat mata sebelah kirinya & rambutnya keriting seperti buih karena lebatnya".(HR. Muslim 18:60-61)

4. Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu 'alihi wasalam bersabda, "Dan tidaklah diutus seorang nabi yang diikuti itu, kecuali untuk memperingatkan kaumnya terhadap Dajjal. Aku telah menerangkan perkaranya bahwa dia cacat, sedangkan Tuhan kalian tidak cacat. Mata kanannya menonjol dan tidak dapat disembunyikan, seperti dahak yang berada di dinding kapur, sedangkan mata kirinya seperti planet yang bulat....". (HR. Ahmad)

5. Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhu, Rasulullah shalallahu 'alihi wasalamu bersabda, "....maka aku pergi sambil menoleh, tiba-tiba ada seorang pria yang berkulit merah dan rambutnya berombak. (HR. Bukhari, Muslim, dan Malik)

6. Dari Umar radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu 'alihi wasalamu bersabda : "Ketika saya sedang tidur, saya bermimpi melakukan thawaf di Baitullah... "Lalu Beliau mengatakan bahwa Beliau melihat Isa Ibnu Maryam 'alaihissalam, kemudian melihat Dajjal & menyebutkan ciri-cirinya dengan sabdanya : "Dia itu seorang lelaki yang gemuk, berkulit merah, berambut keriting, matanya buta sebelah, dan matanya itu seperti buah anggur yang masak (tak bersinar)."" Para sahabat berkata, "Dajjal ini lebih menyerupai Ibnu Qathn, seorang laki-laki dari Khuza'ah". (Shahih Bukhari, Kitabul Fitan, Bab Dzikrid Dajjal 13:90; Shahih Muslim, Kitabul Iman, Bab Dzikril Masih Ibnu Maryam 'alaihissalam wal-Masihid Dajjal 2:237 )

Ibnu Qatn telah meninggal pada masa jahiliyah, sehingga ia tidak memiliki hubungan persahabatan dengan Rasulullah.

7. Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwasanya Rasulullah shalallhu 'alaihi wasalamu bersabda, "Sesungguhnya Masih Dajjal itu seorang lelaki yang pendek & gemuk, berambut kribo, buta sebelah matanya, dan matanya itu tidak menonjol serta tidak tenggelam. Jika dia memanipulasi kamu, maka ketahuilah bahwa Rabbmu tidak buta sebelah matanya." (Aunul Ma'bud Syarah Sunan Abi Dawud 11:443. Hadits ini derajatnya shahih)

8. Dan di antara sifat-sifatnya (ciri-cirinya) lagi ialah seperti yang disebutkan dalam hadis Fathimah binti Qais radhiyallahu anhu mengenai kisah Al-Jasasah yang dalam riwayat itu Tamim Ad-Dari radhiyallahu anhu berkata, "....Lalu kami berangkat dengan segera sehingga ketika kami sampai di biara tiba-tiba di sana ada seorang yang sangat besar (hebat) dan diikat sangat erat...." (Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrathis Sa'ah, Bab Qishshatil Jasasah 18:81)

9. Dajjal tidak punya keturunan atau mandul, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abi Sa'id Al-Khudri radhiyallahu anhu dalam kisahnya saat sedang melaksanakan haji bersama Ibnu Shayyad. Diantara percakapan mereka, Ibnu Shayyad berkata kepada Abu Sa'id, "Saya bertemu orang banyak dan mereka mengira saya ini Dajjal. Bukankah Anda pernah mendengar bahwa Rasulullah shalallahu 'alihi wasalamu bersabda bahwa Dajjal tidak punya anak (keturunan) ?" Abu Sa'id menjawab, "Betul." Ibnu Shayyad berkata lagi, "Padahal saya punya anak...." (Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrathis Sa'ah, Bab Dzikri Ibnu Shayyad 18:50)

10. Dalam hadits Hudzaifah radhiyallahu anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalamu bersabda, "Dajjal itu buta matanya sebelah kiri dan rambutnya lebat."



11. Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam bersabda, "Adapun Masih kesesatan itu (Dajjal) adalah buta sebelah matanya, lebar jidatnya, bidang dadanya bagian atas dan bengkok (kakinya)." (Musnad Imam Ahmad)

12. Dalam hadits Anas radhiyallahu anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam bersabda, "Dan diantara kedua matanya termaktub tulisan 'kafir' " (Shahih Bukhari). Dan dalam satu riwayat disebutkan: "Kemudian beliau mengejanya- kaf fa' ra'- yang dapat dibaca oleh setiap muslim." (Shahih Muslim) Dan dalam satu riwayat lagi dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu, "Dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik ia tahu tulis baca maupun tidak." (Shahih Muslim)

13. Dalam hadits Imran bin Husein radhiyallahu anhu ia berkata, "Saya mendengar Rasulullah shalallahu 'alihi wasalamu bersabda, "Semenjak diciptakannya Adam hingga datangnya hari kiamat tidak ada makhluk yang lebih besar (hebat) dari pada Dajjal." (Shahih Muslim 18:86-87)

Pada riwayat-riwayat diatas disebutkan bahwa Dajjal buta matanya yang sebelah kanan, sedangkan pada riwayat yang lain disebutkan bahwa matanya yang buta adalah sebelah kiri, padahal semua riwayat itu shahih. Ini merupakan suatu kemusykilan.

Ibnu Hajjar berpendapat bahwa hadits Ibnu Umar yang tercantum dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang menyifati Dajjal buta matanya yang sebelah kanan adalah lebih kuat dari pada riwayat Muslim yang mengatakan bahwa yang buta adalah matanya sebelah kiri, sebab hadits yang disepakati shahihnya oleh Bukhari dan Muslim lebih kuat daripada lainnya.(Fathul Bari 13:100)

Al-Qadhi 'Iyadh berpendapat bahwa kedua belah mata Dajjal itu cacat, sebab semua riwayatnya shahih. Yang satu matanya tidak bercahaya (Ath-Thafi'ah, dengan memakai huruf hamzah) artinya buta, dan ini untuk mata yang  kanan seperti yang disebutkan dalam hadits Ibnu Umar. Dan matanya kirinya ditumbuhi daging pada sudutnya yang dapat menutupi sebagian atau seluruh lensanya (Ath-Thafiyah, dengan menggunakan huruf ya'), dan yang dimaksud dengan buta matanya sebelah kiri. Jadi kedua mata Dajjal itu cacat, yang satu tidak dapat melihat sama-sekali, dan satunya cacar dengan ditumbuhi daging. Imam Nawawi mengomentari jalan jama' (kompromi) seperti yang dikemukakan Qadhi 'Iyadh itu sangat bagus. (Syarah Muslim) dan dikuatkan pula oleh Abu Abdillah Al-Qurthobi. (At-Tadzkirah:663)
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini. Semoga bisa menjadi amal jariyah. Barakallah fikum.

3 comments:

  1. Ya Allah.. mengerikan sekali dajjal itu... ciri ciri dajjal ternyata da banyak ya

    ReplyDelete
  2. Mendengar tapi tuli melihat tapi buta (dari semenjak mahluk manusia dilahirkan sampai meninggal dunia secara lahiriyah mendengar tetapi tidak pernah mendengar jeritan dan tangisan dirinya yang kelaparan, kedinginan, kurus kering.
    Melihat tetapi buta ( secara fisik mahluk manusia bisa melihat tetapi tidak pernah melihat kondisi dirinya sedang diposisi mana berada) sehingga dajjal ketika bicara menyesatkan ummat banyak, i,tikad nya menyesatkan dan perbuatanya menyesatkan. Itulah dajjal sesungguhnya

    ReplyDelete
  3. Mendengar tapi tuli melihat tapi buta (dari semenjak mahluk manusia dilahirkan sampai meninggal dunia secara lahiriyah mendengar tetapi tidak pernah mendengar jeritan dan tangisan dirinya yang kelaparan, kedinginan, kurus kering.
    Melihat tetapi buta ( secara fisik mahluk manusia bisa melihat tetapi tidak pernah melihat kondisi dirinya sedang diposisi mana berada) sehingga dajjal ketika bicara menyesatkan ummat banyak, i,tikad nya menyesatkan dan perbuatanya menyesatkan. Itulah dajjal sesungguhnya

    ReplyDelete