Thursday, 2 June 2016

5 Amalan Fantastis Di Bulan Dzulhijjah

5 Amalan Fantastis Di Bulan Dzulhijjah

Sobat, Tidak terasa ternyata kita telah memasuki bulan Dzulhijjah, bulan yang berkah. Di dalamnya ada keutamaan dan Amalan-amalan fantastis yang hanya terjadi di bulan Dzulhijjah saja, jadi Jangan sampai bulan istimewa ini terlewatkan begitu saja, ya. Yuk mari kita lihat apa saja amalan-amalan fantastis itu?
Sobat, Tidak terasa ternyata kita telah memasuki bulan Dzulhijjah, bulan yang berkah. Di dalamnya ada keutamaan dan Amalan-amalan fantastis yang hanya terjadi di bulan Dzulhijjah saja, jadi Jangan sampai bulan istimewa ini terlewatkan begitu saja, ya. Yuk mari kita lihat apa saja amalan-amalan fantastis itu?

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Di Bulan Dzulhijjah


 مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ  وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ.

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968, dari Ibnu ‘Abbas. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim)

1.       Menunaikan Ibadah Haji Pahalanya Surga

Mari kita simak hadist dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
“Siapa yang berhaji ke Ka’bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari no. 1521).

Masya Allah, pahala yang sangat luar biasa. Bagamana tidak, kita hidup di dunia ini hanya sementara, bukan? Akhirat adalah prioritas kita sebagai manusia, di sanalah hidup nan kekal abadi. Tapi siapa yang akan menjamin bahwa kehidupan kita di akhirat akan bahagia?

Namun Allah memudahkan kita dalam menggapai surga, salah satunya yakni menjadi haji yang mabrur. Oleh sebab itu mari, kita berdoa dari sekarang agar Allah memudahkan kita agar bisa menunaikan rukun Islam yang ke lima ini dan semoga Allah mengkaruniakan kita Haji Mabrur.

2. Puasa Arafah Menghapus Dosa Setahun Lalu Dan Setahun Kemudian

Hadist mengenai Puasa Arafah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده .
“Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya”.

Jika dosa-dosa kita dihitung dalam nominal angka, kira-kira berapa jumlahnya ya? Pernah terpikirkan tidak pertanyaan itu. Namun sobat tidak perlu cemas, sebab Allah Ar-Rahman banyak memberi kemudahan bagi kita (semoga kita juga dimudahkan dalam meniti jalan Ilahi) salah satunya yakni puasa Arafah. Puasa yang hanya sehari namun Allah akan melebur dosa-dosa kita setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, Masya Allah. Namun perlu diingat, luruskan niat hanya mengharap ridha Allah, sehingga tidak sia-sia yang kita kerjakan.

Puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Idul Adha, saat umat islam yang menunaikan haji sedang melaksanakan wukuf di Arafah sedangkan Puasa Arafah disunnahkan bagi umat Islam yang tidak menunaikan haji.

Sebenarnya puasa pada bulan Dzulhijjah bisa dilaksanakan dari 1-9 Dzulhijjah, namun diantara hari-hari itu puasa yang paling utama yakni, puasa Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Sobat, jangan ketinggalan yang ini ya. Apa beratnya mengamalkan puasa satu hari, semoga Allah memudahkan kita dan mengkarunikan kita pahala yang berlipat-lipat.

3.       Banyak berdzikir

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,
“Tidak ada amalan yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amalan yang dilakukan pada tanggal 1-10 Dzulhijjah. Oleh karena itu perbanyaklah membaca tahlil, takbir, tahmid pada hari itu.” (HR. Ahmad dan Sanandnya dishahihkan Shekh Ahmad Syakir)

Dzikir itu amalan yang ringan, mudah dan murah dilakukan. Maka sangat keterlaluan jika amalan seperti ini luput dari lisan kita di Bulan Dzulhijjah. Membicarakan urusan dunia atau bahkan membicarakan orang lain, kita semangat, bahkan bisa sampai berjam-jam, maka untuk urusan dzikir seharusnya kita bisa dengan mudah melakukannya.

Oh iya, sob ada banyak hadist yang menerangkan tentang amalan yang ringan ini (dzikir) namun berat timbanganya disisi Allah, pahalanya juga gak kalah fantastis. (Insya Allah akan kami posting di artikel selanjutnya)

4.       Berhari Raya

Pada tanggal 10 Dzulhijjah umat Islam di seluruh dunia merayakan idul Adha. Hari raya adalah hari ketika umat islam bersenang-senang. Bahkan bersenang-senang pada hari itu adalah ibadah, tentunya bukan bersenang-senang dengan melakukan hal yang haram dan maksiat.

Diantara yang menunjukkan indahnya Islam adalah sholat Idul Adha. Agar umat Islam benar-benar menyadari bahwa segala kenikmatan dan kesenagan yang mereka rasakan adalah karunia Allah, dan kewajiban mereka adalah bersyukur dan memuji kebesaran Allah.

Hal yang penting untuk diperhatikan pula dalam pelaksanaan Idul Adha, bahwa tidak ada shalat sebelum atau sesudah shalat Idul Adha. Ibnu Abbas mengatakan, “Rasulullah salallahu ‘alaihi wa salam pernah keluar pada hari Idul Adha atau shalat Idul Firti, lalu beliau mengerjakan shalat Ied dua rakaat, namun beliau tidak mengerjakan shalat qobiyah maupun ba;diyah.” (HR. Musim)

5.       Berqurban pahalanya sejumlah tiap helaian bulu hewan qurban.

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah.” (QS. Al Kautsar: 2)
Berqurban menjadi pelajaran bagi umat Islam untuk senantiasa berbagi kesenangan kepada sesama, Subahannallah betapa indahnya Islam. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam dalam sebuah hadits. 

"Pada tiap-tiap lembar bulunya itu akan memperoleh (pahala) satu kebaikan." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Masya Allah, lagi-lagi Allah memberi kita kemudahan untuk meraup sebanyak-banyaknya pahala di bulan berkah ini. Buat teman-teman yang sudah mampu untuk berkurban maka berqurbanlah, karena Rasulullah salallahu ‘alaihi wa sallam menghardik orang yang mampu berkurban namun tidak berkurban.
Dari Abu Hurairah: Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang mempunyai kemampuan tetapi tidak berkurban, maka janganlah ia menghampiri tempat shalat ied kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Jika setiap bulan kita sanggup mengeluarkan uang untuk pulsa telepon, internet dan lain-lain, maka apakah kita akan bersikap cuek untuk beribadah?


Terakhir kali saya mengingatkan, jangan lewatkan waktu-waktu kita berlalu begitu saja, terutama di waktu-waktu spesial seperti bulan Dzulhijjah ini. Mari berlomba-lomba meningkatkan amal, Semoga Allah memudahkan dan meringankan tubuh kita dalam beribadah.


Tag: puasa dzulhijjah, puasa tarwiyah, puasa idul adha, keutamaan bulan dzulhijjah, keutamaan puasa arafah, niat puasa dzulhijjah, niat puasa tarwiyah, niat puasa haji, niat puasa arafah 9 dzulhijjah, bulan dzulhijjah, puasa bulan dzulhijjah, puasa di bulan dzulhijjah, puasa dzulhijjah berapa hari, puasa bulan haji, puasa arafah berapa hari, puasa haji, puasa di bulan haji, puasa sunnah dzulhijjah, keutamaan puasa bulan dzulhijjah, amalan bulan dzulhijjah, puasa dzulhijjah 10 hari puasa sunnah bulan dzulhijjah, bulan haji, keutamaan puasa dzulhijjah, amalan di bulan dzulhijjah, keutamaan puasa, niat puasa bulan dzulhijjah, puasa sunnah arafah, puasa sunnah di bulan dzulhijjah, puasa idul adha berapa hari, keutamaan ibadah haji, puasa 9 dzulhijjah, niat puasa bulan haji, waktu puasa arafah, hari arafah, berapa hari puasa arafah, keutamaan 10 hari pertama bulan dzulhijjah, kapan puasa arafah, keutamaan puasa sunnah, puasa 8 dzulhijjah, puasa 10 dzulhijjah, niat puasa 9 dzulhijjah, hadits puasa arafah, 10 dzulhijjah, khutbah jumat bulan dzulhijjah, hari pertama puasa, niat puasa di bulan haji, puasa tarwiah

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini. Semoga bisa menjadi amal jariyah. Barakallah fikum.

0 komentar:

Post a comment